Marinir Lumpuhkan Teroris di Tanjung Pinang

16 Sep

Satu regu pasukan marinir dari batalyon marinir Lantamal 4 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, berhasil membebaskan dua orang wisatawan asing yang menjadi sandera teroris.

Baku tembak terjadi saat pasukan Marinir menghadang bus yang digunakan para teroris dalam penyanderaan.

Penghadangan yang berlanjut dengan aksi baku tembak ini berlangsung dengan sangat cepat. Marinir hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk membebaskan kedua sandera dengan cara menerobos masuk melalui jendela bus. Para teroris pun berhasil dilumpuhkan.

Aksi pembebasan sandera dari dalam bus ini merupakan simulasi penanggulangan terorisme yang digelar usai acara serah terima jabatan Komandan Lantamal 4 Tanjung Pinang, dari Laksamana Pertama Djoko Wahojo kepada Kolonel Laut Darwanto, Senin (14/6). Proses serah terima jabatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Soeparno di Amko Lantamal Empat.

Selain menunjukkan keahlian dalam pembebasan sandera teroris, Pasukan Elit TNI Angkatan Laut ini juga mempertontonkan keahlian menembak yang dilakukan para sniper.

Dalam kesempatan itu, KASAL Laksamana Soeparno menyatakan pemerintah masih mengkaji secara mendalam kelanjutan perundingan perjanjian latihan antara Indonesia dan Singapura. Menurut KASAL, paket perjanjian DCA dan ekstradisi yang ditawarkan Singapura lebih menguntungkan mereka, ketimbang Pemerintah Indonesia. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: