Banggalah TNI Kita

16 Sep

Berita buruk itu tidak selamanya bagus untuk disiarkan. Istilah bad news is good news menjadi relevan jika perspektif kita melulu sensasional terhadap sebuah informasi. Nah, informasi berikut ini adalah good news is good news. Masyarakat perlu tahu tentang prestasi-prestasi yang sudah diraih TNI.

Bukan kali ini saja TNI yang bertugas sebagai peacekeeper di wilayah Dungu-Konga meraih prestasi gemilang. Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Konga XX-H/Monusco, pimpinan Dansatgas Letkol Czi Widiyanto, mendapat Medali PBB. Medali itu diberikan untuk kerja keras selama enam bulan yang dilakukan TNI sebagai pasukan penjaga perdamaian PBB di Dungu-Konga.

Informasi yang dikutip dari http://www.tni.mil.id, penyerahan medali PBB dilakukan dalam sebuah upacara khusus di Bumi Cenderawasih Camp Dungu, Senin (6/6). Penyematan medali PBB tersebut dilakukan Force Commander Monusco Letjen Chender Prakhas dari India. Monusco adalah nama misi penjagaan perdamaian PBB untuk Kongo. Lembaga ini berada di Dungu Konga (DRC) dalam rangka menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB.

Dalam upacara penyematan tersebut, Prakhas menyatakan bangga atas kinerja TNI. Dia pun merasa terhormat karena dapat langsung menyematkan Medali PBB kepada Satgas Zeni Indonesia.

TNI secara berkesinambungan telah mengirimkan pasukan PBB-nya sejak tahun 1956 di  Mesir, yang dikenal dengan nama Kontingen Garuda  serta sudah mempunyai upaya yang tinggi sebagai Peacekeeper di seluruh dunia.  Saat ini, ada 1795 Peacekeeper dari TNI yang tergabung dalam berbagai misi PBB.

Medali PBB merupakan bukti TNI memberikan kontribusi nyata selama enam bulan di DRC. Dengan adanya medali itu, TNI telah membantu menciptakan perdamaian di sana. Letjen Prakhas menekankan agar semua pihak dapat mengambil pelajaran dan menjadikan Kontingen Zeni Indonesia sebagai contoh atas kerja kerasnya kepada PBB dan Monusco.

Beberapa Komandan dari negara berbeda ikut hadir menyaksikan penyerahan medali tersebut, di antaranya, Komandan Ituri Brigade Brigjen Abul Kalam Azad (Bangladesh), Komandan Batalyon Maroko Dungu Kolonel Aarabi Mohamed, Komandan Guatemala Spesial Force Kolonel Julio Cesar Linares Mangana, Komandan FARDC Kolonel Bruno Mandefu, dan Chief of Police Station Dungu Inspektur Wayiawaya Sindani.

Hadir juga dari  UN Staf yaitu : Oni Oladipo (FOM), Mafough Hydara (Log Ops), Joseph Neugwa (Engg Sec), Mr. Jocob Mogeni (HOO Dungu), dan Eris Osei (Security). (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: