Menelusuri Anggaran Militer Negara-negara

10 Sep

Semakin negara berdekatan dengan konflik, maka semakin besar anggaran militer yang dibelanjakan setiap tahunnya. Setidaknya itu tercatat dalam daftar belanja beberapa negara yang saat ini bersinggungan dengan perang, konflik atau ancaman kedaulatan negara.

Berdasarkan informasi dari laman www.247wallst.com, sejumlah angkatan bersenjata di berbagai negara pada tahun 2010 telah mengalokasikan anggaran hingga US$ 1,63 triliun. Angka ini fantastis seiring dengan bergolaknya perang di beberapa negara. Selain itu, ketegangan di beberapa negara di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia juga turut andil meningkatkan jumlah anggaran perang masing-masing negara.

Belum lagi setiap negara berlomba-lomba membuat sistem persenjataan mutakhir untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman dari luar. Amerika Serikat sendiri, sebagai negara super power, sepanjang 2010 hingga 2011, telah melakukan transaksi senjata dengan nilai mencapai US$ 50 miliar. Hal itu tidak berlebihan jika perang terhadap terorisme yang dikumandangkan mantan Presiden George W. Bush sejak 9/11, telah begitu banyak menyedot anggaran negeri Paman Sam.

Amerika telah menggelontorkan dana anggaran militer hingga US$ 698 miliar pada tahun 2010. Angka tersebut naik 81,3 persen jika dibandingkan dengan anggaran yang telah disetujui Parlemen Amerika pada 2001. Anggaran tinggi itu tidak lepas dari kebijakan luar negeri AS yang preemptive strike terhadap terorisme. Upaya menggulingkan Khadafy dari tampuk kekuasan Libya juga meningkatkan anggaran militer negeri Obama ini.

Seolah tidak ingin kalah dengan Amerika, beberapa negara maju di Eropa juga berlomba-lomba membentuk kekuatan militer yang besar. Negara-negara tersebut adalah Italia, Jerman, Rusia, Prancis dan Inggris. Mereka tidak ingin kecolongan dengan kondisi dunia yang saat ini bisa dikatakan mengarah pada perang dunia III. Masing-masing negara mempersiapkan diri dengan sistem persenjataan yang mutakhir dan mampu menghancurkan lawan dari jarak jauh.

Lain Amerika, lain Eropa, lain pula Asia. Di benua eksotis ini, ada empat negara yang sudah mengeluarkan anggaran tertinggi untuk memperkuat pertahanan negara mereka. Cina adalah negara pertama dengan anggaran militer terbesar. Pada 2010 yang lalu, negeri tirai bambu ini mengalokasikan belanja militer hingga US$ 119 miliar. Negara ini mampu mengalahkan Jepang yang hanya mengalokasikan anggaran militer US$ 54,5 miliar.

Jika dibandingkan dengan anggaran pada 2001 silam, kenaikan belanja militer Cina mencapai 189 persen. Angka ini fantastis karena Cina mengalami pertumbuhan ekonomi tercepat jika dibandingkan negara-negara lainnya di Asia. Angka anggaran militer tersebut ditengarai lebih besar lagi. Banyak analis memprediksi Cina memiliki kekuatan militer lebih dari yang tampak saat ini.

Posisi kedua ditempati Jepang. Negeri para Samurai ini mempertahankan anggaran militernya hanya sebesar 1 persen terhadap PDB sejak 1967. Sebagai hasilnya, penghematan anggaran militer Jepang telah membuat perekonomian negara tersebut semakin kuat. Di saat berbagai negara Asia Timur meningkatkan belanja modal lebih dari 55 persen selama 10 tahun terakhir, Jepang justru mengalami penurunan anggaran 1,7 persen. Meski demikian, untuk ukuran benua Asia, belanja militer Jepang masih di posisi runner up dengan alokasi US$ 54 miliar.

Meski masuk dalam kawasan Timur Tengah, Arab Saudi dikategorikan sebagai salah satu negara di Asia yang memilik anggaran belanja militer terbesar. Negeri kerajaan ini memiliki anggaran militer hingga US$ 45,2 miliar pada 2010. Angka tersebut bisa lebih tinggi jika melihat kondisi politik di kawasan Timur Tengah yang terus diwarnai aksi massa oposisi yang menuntut perubahan sistem kepemimpinan. Anggaran sebesar US$ 45,2 miliar ini merupakan 10,4 persen dari total PDB negara teluk ini. Jika dibandingkan negara-negara lainnya, prosentase dari PDB tersebut merupakan yang paling tinggi.

India menempati posisi kelima negara di Asia atau kesembilan dunia sebagai negara yang mengalokasikan dana cukup besar untuk kegiatan militernya. Anggaran belanja militer India tahun lalu sebesar US$1 miliar memang menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, penurunan ini diperkirakan tidak bertahan lama karena pada Februari lalu, pemerintah India meningkatkan belanja militernya sebesar 11,6 persen. Hal itu dilakukan seiring makin kuatnya militer di China dan Pakistan. (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: